Selasa, 23 Agustus 2011

SURAH AN-NAHL, 16: 78 TENTANG KEWAJIBAN MANUSIA UNTUK BERSYUKUR

Terjemahan Ayat :

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, pengelihatan dan hati, agar kamu bersyukur.”(Q.S. An-Nahl, 16: 78)

Kesimpulan isi kandungan Al-Qur'an Surah An-Nahl, 16: 78 adalah mengenai pemberitahuan dari Allah SWT, bahwa Allah SWT telah mengeluarkan setiap manusia dari perut ibunya dalam keadaan tidak berilmu pengetahuan. Kemudian Allah SWT memberi manusia pendengaran, penglihatan, akal, dan hati (kalbu), sebagai bekal dan alat untuk meraih ilmu pengetahuan. Itu semua dimaksudkan agar manusia bersyukur kepada Allah SWT.

Bagaimana caranya Allah SWT mengeluarkan manusia dari perut ibunya dalam keadaan bayi yang berjenis kelamin laki-laki atau wanita, dan memberinya pendengaran, penglihatan, akal serta hati (kalbu) merupakan rahasia Allah SWT, juga sekaligus sebagai bukti akan adanya kehendak, kekuasaan, ilmu, dan kasih sayang Allah SWT terhadap manusia. Bagi Allah SWT segalanya tidak ada yang sulit, tidak terikat dengan syarat, tidak membutuhkan alat, dan tidak juga memerlukan waktu. Allah SWT berfirman :

“Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya:'jadilah' maka terjadilah Dia.”(Q.S. Yasin, 36: 82)

Indra pendengaran seorang bayi sudah berfungsi pada minggu-minggu pertama semenjak dia lahir. Sedangkan indra pengelihatan baru berfungsi setelah seorang bayi berada pada bulan ketiga semenjak dia lahir. Apalagi akal dan kalbu yang berfungsi membedakan yang baik dan yang buruk, Allah SWT karuniakan kepada manusia jauh setelah berfungsinya indra pendengaran dan penglihatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar