Selasa, 23 Agustus 2011

SURAH AL-MU'MINUN AYAT 12-14 TENTANG KEJADIAN MANUSIA

Terjemahan Ayat :

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati yang (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami balut dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.”(Q.S. Al-Mu'minun, 23: 12-14)

Kesimpulan isi kandungan Surah Al-Mu'minun ayat 12-14 adalah sebagai berikut:

=> Penegasan Allah SWT bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan-Nya yang asal kejadiannya dari saripati tanah.

Bagaimana menurut pandangan ilmu pengetahuan tentang asal kejadian manusia itu? Menurut ilmu biologi, manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan asal kejadiannya adalah dari tanah. Hal ini telah dibuktikannya dengan metode abu bekas bakaran dari makhluk hidup tersebut. Hasil penelitian abu bekas bakaran tersebut diketahui bahwa unsur-unsur asli yang terdapat dalam diri manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan sama dengan unsur-unsur yang terdapat dalam tanah, yaitu Oksigen (O), Hidrogen (H), Zat Belerang (S), Zat Arang (C), Kalium (K), Natrium (Na), Yodium (J), Asam Arang (CO2), Air (H2O), dan zat-zat lainnya yang berfungsi sebagai pelengkap.

=> Informasi dari Allah SWT tentang proses kejadian manusia ketika masih berada dalam kandungan.

Proses kejadian manusia ketika masih berada dalam kandungan adalah sebagai berikut :

1. Allah SWT menjadikan saripati tanah yang terdapat dalam tubuh manusia sebagai nutfah (air yang berisi spermatozoa atau disebut sperma), yang kemudian ditumpahkan kedalam qarar (rahim atau kandungan).

2. Allah SWT menjadikan nutfah sebagai alaqah yang berbentuk gumpalan darah yang menyerupai buah lecis atau lintah.

3. Dari alaqah Allah SWT menjadikan sebagai mudgah, yaitu segumpal daging yang menyerupai daging hancur yang sudah dikunyah.

4. Dari mudgah Allah SWT menjadikannya sebagai idzam, yaitu tulang atau rangka.

5. Kemudian tulang atau rangka itu dibalut oleh daging.

6. Setelah itu Allah SWT menjadikannya sebagai makhluk dalam bentuk lain yaitu dalam bentuk manusia yang telah berkepala, berbadan, bertangan, dan berkaki.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar